OS Studio

Work With Heart And Peace

Full width home advertisement

Travel the world

Climb the mountains

Post Page Advertisement [Top]

JR Memprakarsai Pembangunan Rel Kereta Api Kualanamu Tahun Depan

JR Memprakarsai Pembangunan Rel Kereta Api Kualanamu Tahun Depan
PT Kereta Api Indonesia (KAI) direncanakan akan membangun jalur rel kereta api jurusan Kualanamu – Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. PT KAI bahkan disebut-sebut telah  visibility study, cek lokasi serta pengukuran.


Bupati Simalungun, DR JR Saragih, seperti dikutip dari Metrosiantar.commengatakan, kepastian mengenai rencana pembangunan tersebut, belum lama ini kembali dipertegas Menteri BUMN, Rini Soemarno, di sela-sela kunjungannya dalam rangka perayaan HUT 6 BUMN, yang dipusatkan di Hotel Patra Jasa, Parapat. Pembangunan jalur tersebut, kata JR, sesuai arahan Menteri BUMN, merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat untuk mendukung terwujudnya Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Mengenai tekhnis pembukaan jalur tersebut, Ir Janwanner Saragih, kepala Bappeda Kabupaten Simalungun menjelaskan, PT KAI merencanakan jalur tersebut nantinya memiliki panjang 170 kilometer, yang membentang mulai dari Kuala Namu International Airport hingga ke Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean. “Rencananya mulai dikerjakan 2017 nanti. Rel itu nanti akan melintasi Pondok Genteng, eks kebun Bridgestone di Kecamatan Tapian Dolok, Marjandi Embong, Bulu Pange Merek Raya, Raya dan langsung ke Dolok Sipigul Sipintuangin, Kecamatan Dolok Pardamean,” kata Atek, panggilan akrab Ir Jan Waner.
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan ini mengatakan, transportasi kereta api, dianggap sebagai salah satu moda transportasi yang efektif karena menyentuh langsung kepentingan masyarakat banyak. Di negara maju, perhatian pemerintah sangat besar di bidang angkutan massal kereta api.
“Ini yang dipikirkan Bupati ketika meminta kepada Menteri BUMN untuk mendukung pembangunan jalur kereta api Kuala Namu – menuju Tiga Ras. Tentunya dukungan masyarakat dibutuhkan, terutama dalam hal pembebasan lahan,” tandasnya.



Sumber : Simantab News

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]