OS Studio

Work With Heart And Peace

Full width home advertisement

Travel the world

Climb the mountains

Post Page Advertisement [Top]

10 Tips untuk motret Wide-Angle Landscape - Bagian 2

10 Tips untuk motret Wide-Angle Landscape - Bagian 2
Lensa wide-angle dinilai banyak fotografer landscape sebagai salah satu gear utama karena mampu memberikan perspektif yang tidak bisa diberikan oleh lensa lainnya. Kamu tidak hanya berkesempatan menggunakan lensa wide untuk memotret pemandangan indah, tapi juga melihat garis cakrawala dengan cara berbeda dan juga menyorot dan mempertegas subyek tertentu dengan memposisikan diri pada jarak yang tepat. Oleh karenanya untuk kali ini kami berniat untuk berbagi tips dasar untuk motret wide-angle landscape. Yuk simak bagian kedua dari “ 10 Tips untuk motret Wide-Angle Landscape”!


6. Sesekali arahkan angle kamera ke atas
Sebelumnya, kami menyarankan untuk memastikan kamera kamu “level” atau senantiasa berada pada posisi rata - setara dengan garis cakrawala. Hal ini dikarenakan saat memotret menggunakan lensa wide hasil foto sangat rentan akan distorsi. Akan tetapi, sesekali kamu bisa menggunakan distorsi tersebut untuk menambahkan efek unik ke foto kamu. Yang penting distorsi yang hendak kamu buat sudah direncanakan dan bukan tanpa sengaja.

15mm, ISO 100, f/11, 1/60 second

Sebagai contoh, dengan mengarah lensa sedikit ke atas, kamu bisa mempertegas gambaran akan langit dan barisan awan yang akan tampak condong ke titik pusat frame karena distorsi.

7. Arahkan angle kamera ke bawah

Sama halnya dengan tips pada poin nomor 6, jika kamu sedikit mengarahkan lensa kamu ke bawah saat hendak motret untuk mempertegas garis-garis yang menjalar di tanah dan menciptakan perspektif yang seolah menarik viewer untuk masuk ke dalam foto.
10mm, ISO 200, f/11, 1/20 second

8. Ambil gambar dalam ruang tertutup (Close Quarters)

Saat kamu berada dalam ruang yang nyaris tertutup, mengambil foto-foto menarik adalah suatu tantangan yang tidak mudah dihadapi. Terlebih karena kamu akan kesulitan mengambil jarak yang cukup dengan subyek. Di momen semacam ini, daya gunakan lensa wide!
21mm, ISO 100, f/11, 5.0 seconds

9. Berhati-hatilah saat menggunakan Polarizing Filters

Polarizing Filters memiliki kemampuan untuk membuat langit dan barisan awan tampak lebih gelap, mempertegas bentuk awan dan menghasilkan saturasi warna yang khas saat kamu mengambil foto pada posisi 90 derajat dari matahari. Jika kamu memotret dengan posisi matahari di depan atau di belakangmu, efek filter tidak akan tampak. Dengan lensa wide, kamu akan menemukan bahwa “sebagian” pemandangan pada frame ada pada posisi 90 derajat dan sangat terpengaruh oleh efek Polarizing Filter, sedangkan bagian lainnya sama sekali tidak terpengaruh. Saat hal ini terjadi, ada baiknya kamu tidak menggunakan Polarizing Filter.

10. Cobalah kelola cahaya yang tidak merata

Saat memotret pemandangan menggunakan lensa wide, kamu akan banyak menjumpai kuantitas cahaya yang tidak merata dalam frame. Seringkali langit di latar belajang tampak jauh lebih terang dibanding pencahayaan pada latar depan. Saat hal ini terjadi, kamu bisa mencoba menggunakan graduated neutral density filter untuk menggelapkan porsi atas foto kamu dan menyeimpangkan exposure.
10mm, ISO 200, f/11, 1/100 second

Lensa wide adalah gear favorit para Landscape Photographer. Membiasakan dirimu dengan segala kelebihan yang ditawarkan dan kekurangannya akan melatih insting kamu untuk memotret menggunakan lensa ini.
Selamat mencoba teman-teman!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]